Al Qur’an, Surah Al An’am ayat 25-32 (QS, 6: 25-32)

وَمِنْهُم مَّن يَسْتَمِعُ إِلَيْكَ وَجَعَلْنَا عَلَى قُلُوبِهِمْ أَكِنَّةً أَن يَفْقَهُوهُ وَفِي آذَانِهِمْ وَقْرًا وَإِن يَرَوْاْ كُلَّ آيَةٍ لاَّ يُؤْمِنُواْ بِهَا حَتَّى إِذَا جَآؤُوكَ يُجَادِلُونَكَ يَقُولُ الَّذِينَ كَفَرُواْ إِنْ هَذَا إِلاَّ أَسَاطِيرُ الأَوَّلِينَ

Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkan (bacaan Al Qur’an) mu, padahal Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka (sehingga mereka tidak) memahaminya dan (Kami letakkan) sumbatan di telinganya. Dan jikapun mereka melihat segala tanda (kebenaran), mereka tetap tidak mau beriman kepadanya. Sehingga apabila mereka datang kepadamu untuk membantahmu, orang-orang kafir itu berkata: “Al Qur’an ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang dahulu” (QS, 6:25).

Of them there are some who (pretend to) listen to thee; but We have thrown veils on their hearts so they understand it not and deafness in their ears; if they saw every one of the Signs, they will not believe in them; in so much that when they come to thee, they (but) dispute with thee; the Unbelievers say: “These are nothing but tales of the ancients.” (QS, 6:25)

Il en est parmi eux qui viennent t’écouter, cependant que Nous avons entouré de voiles leurs coeurs, qui les empêchent de comprendre (le Coran), et dans leurs oreilles est une lourdeur. Quand même ils verraient toutes sortes de preuves, ils n’y croiraient pas. Et quand ils viennent disputer avec toi, ceux qui ne croient pas disent alors: ‹Ce ne sont que des légendes des anciens›. (QS, 6:25)

Dan di antara mereka ada yang mendengarkanmu (membaca Al-Quran), pada hal Kami telah jadikan tutupan berlapis-lapis atas hati mereka, yang menghalang mereka daripada memahaminya dan Kami jadikan pada telinga mereka penyumbat (yang menjadikan mereka pekak) dan kalaupun mereka melihat tiap-tiap keterangan (dan mukjizat yang membuktikan kebenaran Rasul), mereka tidak juga akan beriman kepada keterangan itu; sehingga apabila mereka datang kepadamu, sambil membantahmu, berkatalah orang-orang yang kafir itu: Ini tidak lain hanyalah cerita-cerita dongeng orang-orang dahulu. (QS, 6:25)

“Und unter ihnen sind manche, die dir Gehör schenken, doch Wir haben auf ihre Herzen Hüllen gelegt, so daß sie nicht begreifen, und in ihre Ohren Taubheit. Selbst wenn sie jedes Zeichen sähen, würden sie nicht daran glauben, so daß sie mit dir stritten, wenn sie zu dir kämen. Die Ungläubigen sagen: “”Das sind bloß Fabeln der Früheren.”” (QS, 6:25)

Hay entre ellos quienes te escuchan, pero hemos velado sus corazones y endurecido sus oídos para que no lo entiendan. Aunque vieran toda clase de signos, no creerían en ellos. Hasta el punto de que, cuando vienen a disputar contigo, dicen los que no creen: “Éstas no son sino patrañas de los antiguos”. (QS, 6:25)

وَهُمْ يَنْهَوْنَ عَنْهُ وَيَنْأَوْنَ عَنْهُ وَإِن يُهْلِكُونَ إِلاَّ أَنفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَ

Mereka melarang (orang lain) mendengarkan Al Qur’an dan mereka sendiri menjauhkan diri daripadanya, dan mereka hanyalah membinasakan diri mereka sendiri, sedang mereka tidak menyadari (QS, 6:26).

Others they keep away from it and themselves they keep away; but they only destroy their own souls and they perceive it not. (QS, 6:26)

Ils empêchent [les gens] de s’approcher de lui et s’en écartent eux-mêmes. Ils ne feront périr qu’eux-mêmes sans s’en rendre compte. (QS, 6:26)

Dan mereka pula melarang orang ramai dari mendengar Al-Quran dan mereka juga menjauhkan diri daripadanya, padahal mereka (dengan perbuatan yang demikian) hanyalah membinasakan diri sendiri (dengan bala bencana dan azab yang disediakan untuk mereka di dunia dan di akhirat kelak), sedang mereka tidak menyedarinya. (QS, 6:26)

“Und sie hindern sich daran und halten sich selbst davon fern. Aber sie stürzen sich selbst ins Verderben; allein, sie begreifen es nicht. (QS, 6:26)

Se lo impiden a otros y ellos mismos se mantienen a distancia. Pero sólo se arruinan a sí mismos, sin darse cuenta.(QS, 6:26)

وَلَوْ تَرَىَ إِذْ وُقِفُواْ عَلَى النَّارِ فَقَالُواْ يَا لَيْتَنَا نُرَدُّ وَلاَ نُكَذِّبَ بِآيَاتِ رَبِّنَا وَنَكُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ

Dan jika kamu (Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, lalu mereka berkata: “Kiranya kami dikembalikan (ke dunia) dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman”, (tentulah kamu melihat suatu peristiwa yang mengharukan) (QS, 6:27).

If thou couldst but see when they are confronted with the Fire! They will say: “Would that we were but sent back! then would we not reject the Signs of our Lord, but would be amongst those who believe! (QS, 6:27)

Si tu les voyais, quand ils seront placés devant le Feu. Ils diront alors : ‹Hélas! Si nous pouvions être renvoyés (sur la terre), nous ne traiterions plus de mensonges les versets de notre Seigneur et nous serions du nombre des croyants›. (QS, 6:27)

Dan sungguh ngeri jika engkau melihat ketika mereka didirikan di tepi Neraka (untuk menyaksikan azabnya yang tidak terperi), lalu mereka berkata: Wahai kiranya kami dikembalikan ke dunia dan kami tidak akan mendustakan lagi ayat-ayat keterangan Tuhan kami dan menjadilah kami dari golongan yang beriman. (QS, 6:27)

“Und wenn du nur sehen könntest, wie sie vor das Feuer gestellt werden! Dann werden sie sagen: “”Ach, würden wir doch zurückgebracht! Wir würden dann die Zeichen unseres Herrn nicht für Lüge erklären, und wir würden zu den Gläubigen zählen.”” (QS, 6:27)

Si pudieras ver cuando, puestos de pie ante el Fuego, digan: “¡Ojalá se nos devolviera! No desmentiríamos los signos de nuestro Señor, sino que seríamos de los creyentes”. (QS, 6:27)

بَلْ بَدَا لَهُم مَّا كَانُواْ يُخْفُونَ مِن قَبْلُ وَلَوْ رُدُّواْ لَعَادُواْ لِمَا نُهُواْ عَنْهُ وَإِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ

Tetapi (sebenarnya) telah nyata bagi mereka kejahatan yang mereka dahulu selalu menyembunyikannya. Sekiranya mereka dikembalikan ke dunia, tentulah mereka kembali kepada apa yang mereka telah dilarang mengerjakannya. Dan sesungguhnya mereka itu adalah pendusta-pendusta belaka (QS, 6:28).

Yea in their own (eyes) will become manifest what before they concealed but if they were returned they would certainly relapse to the things they were forbidden, for they are indeed liars. (QS, 6:28)

Mais non! Voilà que leur apparaîtra ce qu’auparavant ils cachaient. Or, s’ils étaient rendus [à la vie terrestre], ils reviendraient sûrement à ce qui leur était interdit. Ce sont vraiment des menteurs. (QS, 6:28)

(Mereka mengatakan yang demikian bukanlah kerana hendak beriman) bahkan setelah nyata kepada mereka apa yang mereka selalu sembunyikan dahulu dan kalau mereka dikembalikan ke dunia sekalipun, tentulah mereka akan mengulangi lagi apa yang mereka dilarang dari melakukannya dan sesungguhnya mereka adalah tetap pendusta. (QS, 6:28)

“Nein, das, was sie ehemals zu verhehlen pflegten, ist ihnen nun klar geworden. Doch wenn sie auch zurückgebracht würden, kehrten sie ganz gewiß bald zu dem ihnen Verbotenen zurück. Und sie sind gewiß Lügner. (QS, 6:28)

Pero ¡no! Se les mostrará claramente lo que antes ocultaban. Si se les devolviera, volverían a lo que se les prohibió. ¡Mienten, ciertamente! (QS, 6:28)

وَقَالُواْ إِنْ هِيَ إِلاَّ حَيَاتُنَا الدُّنْيَا وَمَا نَحْنُ بِمَبْعُوثِينَ

Dan tentu mereka akan mengatakan (pula): “Hidup hanyalah kehidupan kita di dunia saja, dan kita sekali-kali tidak akan dibangkitkan” (QS, 6:29)

And they (sometimes) say: “There is nothing except our life on this earth, and never shall we be raised up again.” (QS, 6:29)

Et ils disent: ‹Il n’y a pour nous [d’autre vie] que celle d’ici-bas; et nous ne serons pas ressuscités›. (QS, 6:29)

Dan tentulah mereka akan berkata pula: Tiadalah hidup yang lain selain dari hidup kita di dunia ini dan tiadalah kita akan dibangkitkan semula sesudah kita mati. (QS, 6:29)

“Und sie sagen: “”Es gibt kein anderes als unser irdisches Leben, und wir werden nicht wiedererweckt werden.”” (QS, 6:29)

Dicen: “No hay más vida que la de acá y no seremos resucitados”.(QS, 6:29)

وَلَوْ تَرَى إِذْ وُقِفُواْ عَلَى رَبِّهِمْ قَالَ أَلَيْسَ هَذَا بِالْحَقِّ قَالُواْ بَلَى وَرَبِّنَا قَالَ فَذُوقُواْ العَذَابَ بِمَا كُنتُمْ تَكْفُرُونَ

Dan seandainya kamu melihat ketika mereka dihadapkan kepada Tuhannya (tentulah kamu melihat peristiwa yang mengharukan). Berfirman Allah: “Bukankah (kebangkitan) ini benar?” Mereka menjawab: “Sungguh benar, demi Tuhan kami”. Berfirman Allah: “Karena itu rasakanlah azab ini, disebabkan kamu mengingkari (nya)”.(QS, 6:30)

If thou couldst but see when they are confronted with their Lord! He will say: “Is not this the truth?” They will say: “Yea, by our Lord!” He will say: “Taste ye then the penalty because ye rejected Faith.” (QS, 6:30)

Si tu les voyais, quand ils comparaîtront devant leur Seigneur. Il leur dira: ‹Cela n’est-il pas la vérité?› Ils diront: ‹Mais si! Par notre Seigneur!› Et, il dira: ‹Goûtez alors au châtiment pour n’avoir pas cru›. (QS, 6:30)

Dan sungguh ngeri jika engkau melihat ketika mereka dihadapkan kepada Tuhan mereka, lalu Allah berfirman: Bukankah hari kiamat ini suatu perkara yang benar? Mereka menjawab: Benar, demi Tuhan kami! Allah berfirman lagi: Oleh itu, rasalah azab seksa Neraka dengan sebab kamu telah kufur ingkar. (QS, 6:30)

“”Aber wenn du nur sehen könntest, wie sie vor ihren Herrn gestellt werden! Er wird sprechen: “”Ist dies nicht die Wahrheit?”” Sie werden antworten: “”Ja, bei unserem Herrn.”” Er wird sprechen: “”Dann kostet die Strafe dafür, daß ihr ungläubig waret.”” (QS, 6:30)

Si pudieras ver cuando, puestos de pie ante su Señor… Dirá: “¿No es esto la Verdad?” Dirán: “¡Claro qué sí, por nuestro Señor!” Dirá: “¡Gustad, pues, el castigo por no haber creído!” (QS, 6:30)

قَدْ خَسِرَ الَّذِينَ كَذَّبُواْ بِلِقَاء اللّهِ حَتَّى إِذَا جَاءتْهُمُ السَّاعَةُ بَغْتَةً قَالُواْ يَا حَسْرَتَنَا عَلَى مَا فَرَّطْنَا فِيهَا وَهُمْ يَحْمِلُونَ أَوْزَارَهُمْ عَلَى ظُهُورِهِمْ أَلاَ سَاء مَا يَزِرُونَ

Sungguh telah rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan mereka dengan Tuhan; sehingga apabila kiamat datang kepada mereka dengan tiba-tiba, mereka berkata: “Alangkah besarnya penyesalan kami terhadap kelalaian kami tentang kiamat itu!”, sambil mereka memikul dosa-dosa di atas punggungnya. Ingatlah, amatlah buruk apa yang mereka pikul itu (QS, 6:31).

Lost indeed are they who treat it as a falsehood that they must meet Allah,― until on a sudden the hour is on them, and they say: “Ah! woe unto us that we took no thought of it”; for they bear their burdens on their backs; and evil indeed are the burdens that they bear!. (QS, 6:31)

Sont perdants certes ceux qui traitent de mensonges la rencontre d’Allah. Et quand soudain l’Heure leur viendra, ils diront: ‹Malheur à nous pour notre négligence à son égard, Et ils porteront leurs fardeaux sur leurs dos, et quels mauvais fardeaux! (QS, 6:31)

Sesungguhnya telah rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan mengadap Allah; sehingga apabila hari kiamat datang secara mengejut kepada mereka, mereka berkata: Aduhai kesalnya kami atas apa yang telah kami cuaikan dalam dunia! Sambil mereka memikul dosa-dosa mereka di atas belakang mereka. Ingatlah, amatlah buruk apa yang mereka pikul itu. (QS, 6:31)

“”Wahrlich, die Verlierer sind diejenigen, die die Begegnung mit Allah leugnen. Wenn dann unversehens die Stunde über sie kommt, werden sie sagen: “”O wehe uns, daß wir sie vernachlässigt haben!”” Und sie werden ihre Last auf dem Rücken tragen. Wahrlich, schlimm ist das, was sie tragen werden. (QS, 6:31)

Perderán quienes hayan desmentido el encuentro de Alá. Cuando, al fin, de repente, les venga la Hora, dirán: “¡Ay de nosotros, que nos descuidamos!” Y llevarán su carga a la espalda. ¿No es carga mala la que llevan? (QS, 6:31)

وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلاَّ لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَلَلدَّارُ الآخِرَةُ خَيْرٌ لِّلَّذِينَ يَتَّقُونَ أَفَلاَ تَعْقِلُونَ

Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya? (QS, 6:32)

What is the life of this world but play and amusement? But best is the Home in the Hereafter, for those who are righteous. Will ye not then understand? (QS, 6:32)

La présente vie n’est que jeu et amusement. La demeure dans l’au- delà sera meilleure pour ceux qui sont pieux. Eh bien, ne comprenez-vous pas? (QS, 6:32)

Dan tidak (dinamakan) kehidupan dunia melainkan permainan yang sia-sia dan hiburan yang melalaikan dan demi sesungguhnya negeri akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Oleh itu, tidakkah kamu mahu berfikir? (QS, 6:32)

“Das Leben in dieser Welt ist wahrlich nichts als ein Spiel und Vergnügen. Und wahrlich, die Wohnstätte des Jenseits ist für jene besser, die gottesfürchtig sind. Wollt ihr (das) denn nicht begreifen? (QS, 6:32)

La vida de acá no es sino juego y distracción. Sí, la Morada Postrera es mejor para quienes temen a Alá. ¿Es que no razonáis…? (QS, 6:32)