28
Feb
08

Al Qur’an, Surah Al Ankabut ayat 64-66 (QS, 29: 64-66)

وَمَا هَذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ وَإِنَّ الدَّارَ الْآخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui. (QS, 29:64)

What is the life of this world but amusement and play? But verily the Home in the Hereafter that is life indeed if they but knew. (QS, 29:64)

Cette vie d’ici-bas n’est pas qu’amusement et jeu. La Demeure de l’au- delà est assurément la vraie vie. S’ils savaient! (QS, 29:64)

Dan (ingatlah bahawa) kehidupan dunia ini (meliputi segala kesenangan dan kemewahannya, jika dinilaikan dengan kehidupan akhirat) tidak lain hanyalah ibarat hiburan dan permainan dan sesungguhnya negeri akhirat itu ialah kehidupan yang sebenar-benarnya; kalaulah mereka mengetahui (hakikat ini tentulah mereka tidak akan melupakan hari akhirat). (QS, 29:64)

“Dieses irdische Leben ist nichts als ein Zeitvertreib und ein Spiel; die Wohnstatt des Jenseits aber – das ist das eigentliche Leben, wenn sie es nur wüßten! (QS, 29:64)

Esta vida de acá no es sino distracción y juego, pero la Morada Postrera, ésa sí que es la Vida. Si supieran… (QS, 29:64)

فَإِذَا رَكِبُوا فِي الْفُلْكِ دَعَوُا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ فَلَمَّا نَجَّاهُمْ إِلَى الْبَرِّ إِذَا هُمْ يُشْرِكُونَ

Maka apabila mereka naik kapal mereka mendo’a kepada Allah dengan memurnikan keta’atan kepada-Nya; maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah), (QS, 29:65)

Now if they embark on a boat, they call on Allah, making their devotion sincerely (and exclusively) to Him; but when He had delivered them safely to (dry) land, Behold, they give a share (of their worship to others)!― (QS, 29:65)

Quand ils montent en bateau, ils invoquent Allah Lui vouant exclusivement leur culte. Une fois qu’Il les a sauvés [des dangers de la mer en les ramenant] sur la terre ferme, voilà qu’ils [Lui] donnent des associés. (QS, 29:65)

Dalam pada itu, apabila mereka naik bahtera (lalu menemui sesuatu bahaya di laut), mereka memohon pertolongan kepada Allah dengan doa yang tulus ikhlas kepadaNya. Kemudian setelah Allah menyelamatkan mereka (naik) ke darat, mereka berlaku syirik kepadaNya. (QS, 29:65)

Und wenn sie ein Schiff besteigen, dann rufen sie Allah an – aus reinem Glauben heraus. Bringt Er sie dann aber heil ans Land, siehe, dann stellen sie (Ihm) Götter zur Seite (QS, 29:65)

Cuando se embarcan, invocan a Alá rindiéndole culto sincero. Pero, en cuanto les salva, llevándoles a tierra firme, al punto Le asocian otros dioses, (QS, 29:65)

لِيَكْفُرُوا بِمَا آتَيْنَاهُمْ وَلِيَتَمَتَّعُوا فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ

agar mereka mengingkari ni’mat yang telah Kami berikan kepada mereka dan agar mereka (hidup) bersenang-senang (dalam kekafiran). Kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatannya). (QS, 29:66)

Disdaining ungratefully Our gifts, and giving themselves up to (worldly) enjoyment! But soon will they know. (QS, 29:66)

Qu’ils nient ce que nous leur avons donné et jouissent des biens de ce monde! Ils sauront bientòt! (QS, 29:66)

(Akibat syirik itu) menjadilah mereka orang-orang yang kufurkan nikmat yang Kami telah berikan kepadanya dan (menjadi) orang-orang yang hanya dapat bersuka ria di dunia; kemudian mereka akan mengetahui kelak akibat buruk apa yang mereka lakukan. (QS, 29:66)

und leugnen somit das, was Wir ihnen beschert haben, und ergötzen sich. Bald aber werden sie es erfahren! (QS, 29:66)

para terminar negando lo que les hemos dado. ¡Que gocen por breve tiempo! ¡Van a ver…! (QS, 29:66)

About these ads


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: